Berbagai Keajaiban yang Mengiringi Lahirnya Nabi Muhammad SAW

(Dikutip dari buku berjudul The World Idol Muhammad Rasulullah oleh Samsul Munir Amin dan Haryanto Al-Fandi) 

download

Dalam masa kelahiran beliau banyak terjadi peristiwa yang sangat ajaib dan luar biasa yang merupakan tanda dan bukti nyata bahwa beliau adalah manusia agung pilihan Tuhan yang akan mengemban titah dari-Nya untuk menyebarkan agama-Nya di muka bumi, memberikan kabar gembira dan peringatan, memperbaiki adat dan kebiasaan yang pada saat itu mengalami kerusakan moral yang sangat parah, serta untuk menjadi model kehidupan dan uswatun khasanah (teladan yang baik) bagi segenap umat manusia.

Diantara keanehan dan keajaiban yang mengiringi kelahiran Rasulullah baik semasa dalam kandungan maupun ketika beliau telah terlahirkan, tidak hanya dirasakan dan dilihat oleh kaum kerabatnya saja, akan tetapi keajaiban dan keanehan yang mengiringi perjalanan hidup Rasulullah ini benar – benar dapat disaksikan dan dirasakan oleh penduduk Mekah umumnya atau bahkan penduduk luar Mekah.

Adapun keajaiban tersebut seperti, ketika beliau masih dalam kandungan ibundanya, Aminah binti Wahab sang ibu merasakan kedamaian dan ketentraman yang luar biasa, padahal pada umumnya setiap ibu yang sedang mengandung akan dilanda perasaan was –was dan cemas akan bayi yang sedang dikandungnya. Apakah ia akan terlahirkan dalam bentuk sempurna ataukah tidak. Seorang ibu yang mengandung juga akan cepat merasa lelah, letih, lemas dan sebagainya. Namun keadaan demikian itu sama sekali tidak dialami oleh Aminah tatkala ia mengandung Muhammad. Tidak hanya itu, bahkan ketika tiba saatnya Aminah melahirkan pun, ia sama sekali tidak merasakan kesakitan sebagaimana lazimnya orang yang melahirkan. Tetapi, justru perasaan Aminah lebih tenang dan tentram. Hal ini sungguh merupakan keajaiban yang luar biasa yang tidak akan dialami manusia pada umumnya.

Lebih jauh lagi, ketika Muhammad telah lahir juga tampak berbagai hal yang sungguh luar biasa dan mencengangkan setiap orang yang menyaksikannya, hal ini tak lain merupakan tanda dan bukti akan kenabian beliau sekaligus sebagai pemberitahuan bagi umat manusia bahwa beliau adalah orang pilihan Tuhan untuk menjadi utusan-Nya di kemudian hari.

Beliau Muhammad utusan Allah dilahirkan dengan meletakkan kedua tangannya diatas tanah dengan mengangkat kepala ke langit yang tinggi. Hal ini menggambarkan kepemimpinannya terhadap makhluk dan sempurnanya akhlak yang dimilikinya. Beliau dilahirkan telah bercelak sepasang matanya dengan bau harum keluar dari tubuhnya. Beliau juga terlahirkan dalam keadaan bersih dan sudah dikhitan dan sudah dipotong pusatnya dengan kuasa Tuhan. Demikian ini telah dijelaskan pula dalam sebuah riwayat yang bersumber dari Anas katanya: Rasulullah pernah bersabda: Diantara keramatku adalah aku dilahirkan sudah dalam keadaan berkhitan serta tidak seorang pun yang dapat melihat aurat. (HR. Ibnu Jauzi)

Bersamaan dengan lahirnya beliau penjagaan langit ditambahkan, sehingga menghalangi naik turunnya setan ke langit, yang pada waktu sebelum kelahiran beliau setan terbiasa naik turun ke langit untuk mencuri dan mendengar pembicaraan para malaikat.  Bintang – bintang yang bersinar merejam setan setiap kali mereka akan naik ke langit sehingga setan mengurungkan niatnya. Bersamaan dengan kelahiran beliau keluarlah cahaya yang menerangi istana – istana Kaisar di Syam (Syiria), cahaya tersebut juga menyinari lembah dan bukit di tanah haram (Mekah), retaknya bangunan Kaisar Madain yang dibangun oleh Anu Syarwan. Padamnya api sesembahan di kerajaan Persi, binasanya kerajaan Kisra, surutnya danau sawah yang berada diantara Hamadzan dan Qum di negeri Ajam. Dan juga meluapnya lembah samawah yang tadinya kering tiada berair.

Keajaiban yang mengiringi kelahiran Muhammad utusan Allah, juga disaksikan dan dialami sendiri oleh Abdul Muthalib kakek Rasulullah yang sangat mencintai dan menyayanginya. Pernah ia berkata: “Ketika aku sedang berada di Ka’bah (dimana waktu itu Ka’bah masih berisi patung – patung sesembahan), tiba – tiba patung itu jatuh dari tempatnya dalam posisi bersujud ke lantai, kemudian aku mendengar suara dari balik dinding Ka’bah: “Nabi yang dipilih telah lahir, dia akan menghancurkan orang – orang kafir dan membersihkan diriku dari beberapa patung berhala ini, kemudian memerintahkan untuk menyembah kepada Dzat yang merajai seluruh alam ini.”

Ibu susuan Rasulullah Halimah As-Sa’diyah, juga mengalami keajaiban yang dibawa oleh Rasulullah, diriwayatkan sebelum ia menyusui Rasulullah Halimah As- Sa’diyah adalah seorang wanita yang telah kering air susuannya, namun sungguh ajaib, begitu ia bersedia menyusui Rasulullah air susunya menjadi berlimpah begitu pula dengan ternak peliharaannya yang tadinya kurus dan mandul menjadi berkembang biak dengan sangat pesat . Jadilah ia orang kaya raya dengan cepat yang tadinya miskin dan papa.

Peristiwa – peristiwa yang luar biasa dan ajaib yang mengiringi kelahiran Rasululllah juga terjadi pada tumbuh – tumbuhan dan binatang dikatakan dalam sebuah riwayat, bersamaan dengan lahirnya Rasulullah tumbuh – tumbuhan yang tadinya telah mengering tiba – tiba menjadi hijau daunnya, menguningnya buah – buahan dengan cepat, serta melengkungnya batang pohon itu ke tanah sehingga memudahkan bagi pemiliknya untuk memetiknya. Kemudian seolah – olah binatang melata milik kaum Quraisy turut bersuka cita atas kelahiran beliau. Selain itu para jin juga bergembira mewarnai kelahiran Nabi Muhammad yang juga berarti ketakutan para pendeta Nasrani. Itulah berbagai keajaiban yang mengiringi kelahiran manusia pilihan Tuhan yang paling mulia di seluruh alam, sekaligus sebagai bukti akan kenabian dan kerasulannya di kemudian hari.

Lebih dalam lagi, sesungguhnya setiap nabi yang telah diutus Allah sebelum diutusnya Muhammad, juga telah menyampaikan kabar gembira kepada kaumnya tentang akan lahir seorang nabi terakhir yang akan membenarkan kita – kitab yang terdahulu dan menyempurnakan risalah Tuhan untuk umat manusia.

Dalam kitab Taurat kepada umat Nabi Musa AS, Allah telah memberikan tanda – tanda akan kelahiran Nabi besar ini, Allah berfirman: “Ketika bintang yang sudah kalian kenal dengan nama bintang sabit bergerak dan berjalan dari tempatnya, maka pada saat itulah Nabi Muhammad lahir. Dan hal ini pun terjadi bersamaan dengan kelahiran  Rasulullah dan disaksikan oleh semua orang Yahudi. Namun umat Nabi Musa AS ini (Kaum Yahudi) menyembunyikan kebenaran itu karena rasa iri dan dengki yang bercokol di dalam hati mereka.

Dalam  kitab Zabur, kepada umat Nabi Daud AS, Allah telah memberikan tanda – tanda tentang kelahiran Nabi Muhammad dengan suatu pertanda: “Ketika mata air yang telah lama kering airnya, tiba – tiba memancarkan air dengan derasnya maka pada saat itulah waktu kelahiran Nabi Besar Muhammad telah tiba. “Ketika Muhammad lahir tanda yang disebutkan dalam kitab Zabur itu benar – benar terbukti. Namun mereka umat Nabi Daud AS juga menyembunyikan kebenaran itu sebab kedengkian dan iri hati yang bercokol dalam nurani mereka.

Kepada umat Nabi Isa AS, Allah juga mengabarkan tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW, sebagaimana yang tertulis dalam kitab Injil yang mengatakan: “Ketika pohon – pohon kurma yang telah kering, tiba – tiba keluar daunnya, maka pada saat itulah Nabi Muhammad telah lahir ke dunia.” Dan ketika Muhammad lahir tanda – tanda seperti yang disebutkan dalam kitab Injil benar – benar terbukti dan mereka semua mengetahuinya. Namun sebagimana umat – umat terdahulunya (umat Nabi Musa AS dan Daud AS) mereka umat nabi Isa AS menyembunyikan dan mendustakannya dikarenakan rasa iri dan dengki yang ada dalam hati mereka.

Berbagai keajaiban, kejadian yang aneh – aneh dan luar biasa yang mengiringi kelahiran Rasulullah ini, merupakan suatu pertanda bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul utusan Allah kepada seluruh umat manusia di dunia, dan juga sebagai mukjizat agung Rasulullah yang tidak akan ditemui dan dialami oleh manusia pada umumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>