KESEMPURNAAN FISIK RASULULLAH

(Dikutip dari buku berjudul The World Idol Muhammad Rasulullah oleh Samsul Munir Amin dan Haryanto Al-Fandi)

Setelah saya berumur 19 tahun ini saya baru mengetahui tentang kesempurnaan fisik yang dimiliki Rasulullah. Saya sangat terkagum dan semakin ingin bertemu Rasulullah kelak. Saya ingin membagikan apa yang pernah saya baca dan apa yang saya tahu agar semakin banyak sumber informasi tentang Rasulullah, semakin mencintai Allah dan Rasul, dan agar lebih memperkuat iman kita. Aamiin Ya Rabb.

hqdefault

Muhammad adalah manusia biasa, beliau bukan malaikat ataupun makhluk ghaib lainnya. Sebagaimana manusia biasa beliau juga membutuhkan makanan dan minuman, memerlukan tidur untuk beristirahat dan melepaskan lelahnya.

Beliau juga dapat merasakan kebahagiaan ataupun kesedihan dan lain sebagainya. Sungguh Nabi Muhammad adalah manusia biasa yang diangkat oleh Allah menjadi Rasul utusan-Nya. Dan Al-Quran pun menegaskan tentang hal ini dalam Q.S. Al-Isra’ (17):93). Sebagaimana manusia biasa Nabi juga dapat lupa dan murka. Nabi sendiri pernah bersabda: “Ya Allah, sesungguhnya aku hanyalah manusia. Setiap orang muslim yang aku caci maki atau aku kutuk atau aku pukul maka jadikanlah itu sebagai zakat dan rahmat baginya. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Meskipun beliau adalah manusia biasa, namun beliau berbeda dengan manusia pada umumnya. Beliau adalah manusia terbaik pilihan Tuhan diantara berjuta – juta manusia lainnya. Beliau adalah manusia paling mulia dan paling tinggi derajat dan kedudukannya di hadapan Tuhan semesta alam. Dibandingkan dengan manusia pada umumnya, beliau laksana permata yang cemerlang dan berada di tengah – tengah batu kerikil yang hitam. Sebagaimana digambarkan dalam sebuah syair Arab yang mengatakan

“Muhammadun basyarun laa kal basyari, Bal huwa kal yaquuti bainal ahjari” (Muhammad adalah manusia tetapi tidak seperti manusia, bagaikan permata ditengah – tengah bebatuan).

Beliau adalah makhluk terbaik pilihan Tuhan yang memiliki kecantikan dan keindahan luar dalam, cantik perangainya, cantik dan indah pula budi pekertinya. Karena beliau memang dilahirkan dan diutus untuk menjadi contoh sempurna (uswatun khasanah) bagi segenap umat manusia.

Muhammad Al-Musthafa adalah manusia yang sangat elok, tampan dan rupawan, tubuh beliau seimbang dan sempurna serta indah dan sedap dipandang mata. Dikatakan dalam sebuah riwayat, bahwa Rasulullah adalah lelaki yang berbadan tegak berbahu lebar dan berambut panjang sehingga rambutnya menjuntai ke daun telinganya (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Bentuk tubuh beliau tidak terlalu tinggi dan tidak pula terlalu pendek (atletis). Beliau tidak terlalu putih dan tidak terlalu hitam. Rambut beliau tidak terlalu keriting dan tidak pula terlalu lurus (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Juga dikatakan bahwa di kepala dan janggut beliau tidak terdapat lebih dari dua puluh helai rambut yang berwarna putih. Dari Abu Nuaim juga dikatakan bahwa, ketiak Rasulullah sangat putih dan ini berbeda dengan ketiak manusia pada umumnya yang berwarna hitam, dan hal ini sungguh merupakan salah satu tanda kenabian beliau. Mata beliau hitam berkaca – kaca, pipinya datar, dahinya lebar, dan gigi beliau sangat putih dan rapi.

Dalam As-Syifa karya Ibnu Sab’i juga dikatakan bahwa, pakaian yang dikenakan Nabi Muhammad sama sekali tidak pernah dihinggapi lalat dan juga tidak pernah ada kutu yang menggigit tubuhnya, sebagai tanda penghargaan dan penghormatan kepada beliau. Setiap binatang yang pernah ditungganginya tetap berada dalam kemampuan semula seperti tatkala masih ditungganginya, binatang itu tidak pernah tua karena keberkahan Nabi Muhammad. Apabila beliau duduk, maka tubuhnya menjadi tinggi dari semua orang disekitarnya, dan apabila beliau berjalan di tengah – tengah suatu rombongan, maka beliau terlihat lebih tinggi. Dan siapapun yang berjalan bersamanya tentulah beliau selalu mengimbangi ketinggian orang itu.

Keindahan dan kesempurnaan fisik Rasulullah ini juga ditunjang dengan keharuman yang terpancar dari tubuhnya, bahkan keringat beliau pun berbau harum laksana minyak kesturi. Lebih jauh, di dalam kitab Mauludin Nabi Syaikh Al-Barzanji mengatakan:

“Bahwa peluhnya yang keluar dari tubuh Rasulullah itu bagaikan mutiara yang baunya lebih semerbak daripada wewangian kesturi.”

Juga dikatakan, ketika beliau berjalan tubuh beliau tampak condong ke depan seakan – akan turun dari jalan yang tinggi. Apabila beliau berjabat tangan dengan seseorang akan membekas bau harum pada tangan orang tersebut selama beberapa hari lamanya. Ketika beliau membelai anak kecil tanpa sepengetahuan anak tersebut maka anak tersebut akan mengetahui dari bau harum yang memancar dari telapak tangan beliau. Bila beliau sedang menampakkan wajah cerahnya maka tampaklah wajah tersebut berkilauan laksana bulan purnama.

            Abu Hurairah salah seorang sahabat dekat Rasulullah memberikan kesaksian: “Saya belum pernah melihat sesuatu yang lebih bagus dari Rasulullah, wajahnya bagaikan cahaya yang memancar dan bila beliau tersenyum dinding pun ikut gembira.”

Kulit Rasulullah juga sangat halus, kehalusan dan kelembutan tangan beliau ini telah banyak dibuktikan dan dirasakan oleh sebagian besar sahabat – sahabat beliau. Sahabat Anas menceritakan:

“Aku belum pernah menyentuh sutra yang lebih halus dibandingkan telapak tangan Rasulullah dan aku belum pernah mencium bau yang lebih harum dibandingkan dengan keharuman bau badan Rasulullah.” (HR. Al- Bukhari)

Selain kesempurnaan dan keindahan tubuhnya, Nabi Muhammad juga seorang yang sangat berwibawa baik dihadapan sahabat – sahabatnya maupun di hadapan musuh – musuhnya. Kewibawaan yang terpancar dari mata Rasulullah sungguh mampu menggetarkan musuh – musuh beliau. Sehingga mereka akan tidak berdaya manakala sedang berhadapan dengan beliau.

Betapa agung dan besarnya kewibawaan yang terpancar dan dimiliki Rasulullah Muhammad sehingga tidak seorangpun diantara para sahabat beliau yang berani bertatapan langsung dengan beliau. Demikian ini disebabkan karena kewibawaan yang beliau miliki sangat kuat. Terkait dengan kewibawaan, keindahan dan kharisma yang dimiliki Rasulullah banyak para sahabat yang berkomentar. Ali bin Abi Thalib sahabat dan menantu Rasulullah pernah mengatakan “Siapa yang melihat beliau sepintas lalu pasti tertegun karena kewibawaannya.” Dalam riwayat lain Ali juga mengatakan: “Apabila seseorang berhadapan muka dengan Rasulullah akan terasa olehnya kehebatan wajah dan jiwa beliau. Orang yang akrab bergaul dengannya tentu akan mencintainya,”

Amru Ibnul Ash, menceritakan pengalamannya: “Saat baru menghadap Rasulullah untuk pertama kalinya aku tak sanggup menatap wajahnya, jadi kalau ada orang yang bertanya mengenai sifat – sifat beliau aku tak sanggup menceritakannya, karena mataku tak sanggup menatap wajahnya (HR. Muslim). Imam At-Tirmidzi juga meriwayatkan hadits yang bersumber dari Ibnu Abi Halah yang mengatakan: “Bila para sahabat sedang berada di sekeliling beliau (Muhammad) dan mendengarkan beliau sedang berbicara mereka akan diam dengan tenang sambil menundukkan kepala seolah – olah kepala mereka sedang dihinggapi seekor burung.”

Abu Mas’ud Al-Badriy menceritakan pengalamannya sendiri, “Ketika aku sedang mengejar budakku, tiba – tiba aku mendengar suara dibelakangku. Mula – mula aku tidak memperdulikannya karena marahku yang sedang meluap. Ketika aku menoleh kebelakang ternyata yang datang adalah Rasulullah dan ketika aku menatap wajahnya tanpa kusadari cemeti yang aku pegang tiba – tiba jatuh karena badanku gemetar. Kemudian beliau berkata kepadaku “Demi Allah, Tuhan dapat berbuat apa saja terhadapmu melebihi apa yang kamu lakukan sekarang ini!” Maka dengan tersendat – sendat aku berkata: “Ya Rasulullah demi Allah, aku tidak akan lagi menghajar budakku setelah ini.”

Demilianlah kewibawaan dan kharisma yang terpancar dari wajah Rasulullah yang begitu kuat dan besar. Sehingga siapapun orangnya tidak akan sanggup untuk bertatapan langsung dengan mata beliau. Demikianlah kelebihan – kelebihan yang dimiliki Rasulullah secara fisik sebagai anugrah dari Allah yang telah memilih beliau untuk menjadi utusan-Nya yang terakhir.

MasyaaAllah. Begitu indah fisik, batin maupun perilaku yang dimiliki Rasulullah. Sedikitnya referensi kadang membuat kita tidak tahu bahwa Nabi Muhammad memang manusia terbaik dan patut menjadi idola dunia. Hingga tidak sedikit para tokoh orientalis dunia yang dengan jujur menyatakan keagungan Nabi Muhammad SAW yang sangat berpengaruh besar dalam berbagai aspek di dunia. Semoga semakin banyak referensi – referensi lain agar semakin banyak kita mengetahui tentang Nabi. Saya yakin masih banyak sekali yang belum saya ketahui tentang Rasulullah. Semoga kita akan mendapat syafa’at beliau di yaumul akhir nanti. Aamiin Yaa Rabbal’alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>